Messi Pamit dari Timnas Argentina: “Sudah Waktunya”, Usai Final Piala Dunia 2026 yang Bikin Sedih

oleh -4 Dilihat

KITAKINI – LIONEL MESSI resmi menutup bab internasionalnya bersama Argentina. Beberapa pekan setelah La Albiceleste kalah 0-1 dari Spanyol di final Piala Dunia 2026 (19 Juli 2026), sang kapten mengumumkan pensiun dari timnas.

Keputusan itu ia tulis sejak 21 Juli—dua hari selepas final—tapi baru dipublikasikan pada 31 Agustus 2026, setelah sang ayah, Jorge Messi, meninggal pada 8 Agustus 2026 dalam usia 68 tahun. Messi bilang kehilangan itu makin meyakinkannya bahwa waktunya memang sudah tiba.

“It was a decision that hurt – and still hurts deep down – but I understand that the time has come,” tulis Messi dalam pernyataannya. Ia juga menyebut ingin memberi ruang bagi generasi baru Argentina.

Penutup Era: 207 Laga, 125 Gol, dan Enam Edisi Piala Dunia

Messi menutup karier internasional sebagai pemain dengan caps dan gol terbanyak dalam sejarah Argentina: 207 penampilan dan 125 gol. Ia juga salah satu topskor sepanjang sejarah Piala Dunia dengan 21 gol, hanya selisih satu dari Kylian Mbappé (22 gol).
Di Piala Dunia 2026, Messi masih tampil garang: 8 gol dan 4 assist dalam 8 laga, sekaligus meraih Bola Perak (pemain terbaik kedua turnamen). Bola Emas jatuh ke Rodri (Spanyol).

Ini bukan pertama kalinya Messi “pamit”. Pada 2016, ia sempat mengumumkan pensiun usai Argentina kalah dari Chile di final Copa América Centenario. Bedanya, kali ini ia yakin tidak akan kembali.

Kilas Balik Singkat: Dari Rosario ke Barcelona, PSG, lalu Inter Miami
Lahir di Rosario, Argentina, 24 Juni 1987. Debut timnas: 17 Agustus 2005 vs Hungaria (masuk menit 63, dapat kartu merah beberapa menit kemudian).
Hengkang ke Spanyol sejak remaja, masuk akademi La Masia Barcelona usia 13 tahun. Debut resmi Barcelona: 2004 vs Espanyol.
Selama 17 musim di Barcelona: 778 laga, 672 gol—rekor klub—plus 10 La Liga, 7 Copa del Rey, 8 Piala Super Spanyol, 4 Liga Champions, 3 Piala Dunia Antarklub, dan sederet trofi lain.
Tinggalkan Barcelona (2021) → PSG (2 musim) → Inter Miami (2023). Kontrak di Miami diperpanjang hingga akhir musim MLS 2028.

Trofi Besar yang “Ngenes” Dulu, Akhirnya Datang Juga

Sebelum era emas, Messi kerap “sakit hati” di final: kalah di Piala Dunia 2014, Copa América 2015, dan Copa América Centenario 2016 (hingga sempat pensiun sesaat).
Setelah balik ke timnas, ia justru menutup “kutukan” itu dengan gelar-gelar besar:
Copa América 2021 (kalahkan Brasil di final)
Finalissima 2022 (kalahkan Italia)
Piala Dunia 2022 di Qatar (kalahkan Prancis lewat adu penalti; Messi cetak 2 gol di final dan dapat Golden Ball untuk kedua kalinya)
Copa América 2024

Laga Terakhir: Final Piala Dunia 2026 vs Spanyol yang Pahit

Laga pamungkas Messi bersama Argentina terjadi di final Piala Dunia 2026, 19 Juli 2026, di New Jersey. Spanyol menang 1-0 lewat gol Ferran Torres di menit 106 (extra time). Argentina jadi runner-up, Messi menutup perjalanan dengan 207 caps dan 125 gol.
Duka Keluarga: Jorge Messi Meninggal, Keputusan Pensiun Makin Kuat
Ayah sekaligus agen Messi, Jorge Messi, meninggal 8 Agustus 2026 di Rosario setelah sakit berkepanjangan. Jorge punya peran besar sejak Messi masih kecil, termasuk mengurusi kariernya. Beberapa laporan menyebut duka ini turut memengaruhi keputusan Messi soal masa depannya di timnas.

Masih Main, Tapi Hanya di Klub: Inter Miami sampai 2028
Pensiun dari timnas bukan berarti Messi berhenti total. Ia masih aktif di level klub bersama Inter Miami di MLS, dengan kontrak yang sudah diperpanjang hingga akhir musim 2028. Jadi, kita masih bisa lihat “si Kutu” beraksi—cuma nggak lagi pakai seragam Argentina.

Intinya, era Messi di timnas Argentina resmi tutup buku. Dari debut 2005, lewat berbagai final yang menyakitkan, pensiun 2016 yang dibatalkan, sampai akhirnya angkat trofi Piala Dunia 2022 dan dua Copa América, ia meninggalkan timnas dengan rekor 207 laga dan 125 gol. (KK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.