KITAKINI – RUTENG, NTT. KEMENTERIAN Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) bergerak cepat membantu masyarakat yang terdampak gempa di Kabupaten Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan ini hasil donasi dari seluruh jajaran Kemenimipas.
Bantuan diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Mashudi, yang hadir mewakili Menteri Imipas Agus Andrianto, di Rutan Kelas IIB Ruteng, NTT.
“Pemantauan dan penanganan tidak berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi dilanjutkan dengan memastikan kebutuhan pemulihan di lapangan segera ditindaklanjuti,” kata Mashudi, dikutip dari siaran pers Kemenimipas, Sabtu 5 September 2026.
Rinci Bantuan: Dari Beras, Selimut, hingga Obat-obatan
Bantuan yang disalurkan cukup lengkap, antara lain:
20 ton beras
2.000 selimut
1.000 liter minyak goreng
1.000 kilogram gula pasir
1.000 tray telur
1.000 dus mi instan
Obat-obatan dan multivitamin
Dukungan juga datang dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenimipas serta Persatuan Ibu-ibu Pemasyarakatan (PIPAS).
Bantuan ini menyasar masyarakat terdampak gempa, jajaran Rutan Kelas IIB Ruteng, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) beserta keluarganya, serta pihak terdampak di Kantor Imigrasi Kelas II Labuan Bajo.
Rutan Ruteng Juga Terdampak: Kerusakan Bangunan Pascagempa 15 Agustus
Mashudi bersama jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan NTT (Kanwil Ditjenpas) meninjau langsung kondisi Rutan Kelas IIB Ruteng. Rutan ini ikut terdampak gempa yang terjadi pada 15 Agustus 2026, yang menyebabkan kerusakan pada sejumlah bagian bangunan.
Mashudi meminta Direktorat Sarana, Prasarana, dan Pelayanan Pemasyarakatan (SSPP) segera menindaklanjuti kebutuhan sarana dan prasarana Rutan Ruteng.
Kepala Kanwil Ditjenpas NTT, Decky Nurmansyah, mengatakan jajarannya terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mempercepat penanganan Rutan Ruteng.
“Kondisi Rutan Ruteng membutuhkan dukungan dan tindak lanjut, terutama pada bagian bangunan yang terdampak gempa,” kata Decky.



