Wapres Gibran Blusukan ke Huntara Tapsel: “Maaf, Huntap Mulai Bulan Ini”

oleh -5 Dilihat

KITAKINI – TAPSEL. Wakil Presiden Gibran Rakabuming menyambangi Hunian Sementara (Huntara) Desa Napa, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumut, Jumat (4/9/2026). Di sana, ia dengar langsung curhat warga korban banjir dan longsor akhir 2025 yang masih numpang di huntara sambil nunggu hunian tetap (huntap).

Gibran bahkan menyampaikan permohonan maaf dan memberi kepastian: pembangunan huntap bakal dimulai bulan ini. Menurutnya, kebutuhan hunian bagi warga terdampak harus segera dituntaskan, terutama buat yang masih tinggal di huntara.

“Saya pastikan, pemerintah terus melaksanakan tanggung jawabnya mempercepat pembangunan (huntap) sehingga semua bisa dapat kepastian tempat tinggal yang lebih layak dan aman,” ujarnya.

Huntap Bukan Sekadar “Bangun Rumah”, Tapi Jamin Hidup Layak Lagi

Bagi Gibran, urusan hunian bukan cuma soal fisik bangunan. Yang penting juga: warga dapat tempat tinggal yang aman, fasilitas dasar jalan, dan ada kepastian supaya bisa balik hidup normal.

“Rumah bukan hanya soal bangunan. Kita harus memastikan warga tinggal dengan aman, fasilitas dasarnya berfungsi, memiliki kepastian tempat tinggal, dan bisa kembali menjalankan kehidupan dengan baik,” tegasnya.

Curhat Bu Eti: “Lebih Enak di Kampung, Sekarang Nggak Ada Pekerjaan”

Salah satu penghuni Huntara Desa Napa, Eti, mengaku bersyukur sudah dapat tempat tinggal sementara setelah sebelumnya harus ngontrak. Tapi, kondisi di huntara bikin aktivitas dan mata pencaharian keluarganya belum balik seperti sebelum bencana.
Sebelum banjir, Eti kerja sebagai buruh sawah, sementara suaminya sopir angkutan umum.

“Lebih enak di kampung, Bu. Kalau waktu di kampung siap mandi, siap nyuci semua, pergi ke ladang, ke sawah. Jadi, sekarang nggak ada apa-apa lagi (pekerjaan),” ungkapnya.
Meski begitu, Eti tetap berterima kasih karena pemerintah sudah sediakan huntara. Ia berharap huntap cepat dibangun supaya warga nggak terlalu lama di huntara dan bisa hidup lebih layak bareng keluarga.

“Kami bersyukur juga, sebab pemerintah udah bangun rumah. Kami ucapkan terima kasih untuk pemerintah, udah (dibangunkan) huntara kami. Jadi harapanku, huntap cepat dibangun,” kata Eti.

Pemerintah: Pemulihan Harus Jalan Barengan—Rumah Plus Ekonomi Warga
Gibran menekankan bahwa cerita seperti yang disampaikan Eti jadi perhatian pemerintah dalam proses pemulihan pascabencana. Baginya, pemenuhan kebutuhan hunian harus sejalan dengan upaya mengembalikan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Intinya: huntap bukan cuma “serah kunci”, tapi juga memastikan warga bisa hidup aman, fasilitas oke, dan ekonomi mereka bisa jalan lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.