Seat Resmi “Dipensiunkan” Volkswagen, Cupra Jadi Primadona Baru

oleh -6 Dilihat

KITAKINI – VOLKSWAGEN dikabarkan bakal menutup merek Seat paling lambat akhir 2029. Fokus grup otomotif asal Jerman itu kini beralih ke Cupra, merek performa yang dulunya bagian dari Seat, untuk pasar Spanyol dan global.

Kenapa Seat Dihentikan?

Keputusan ini bukan tiba-tiba. Seat sudah dihapus dari rencana strategis jangka panjang Volkswagen. Artinya, merek yang berdiri sejak 1950 ini akan “dipensiunkan” pelan-pelan selama tiga tahun terakhir dekade ini.

Alasannya cukup jelas dari angka penjualan:
Penjualan Cupra naik 33% pada 2025.
Penjualan Seat justru turun 17% di tahun yang sama.
Total penjualan Seat + Cupra memang rekor (586.300 unit), tapi arah pertumbuhan jelas ke Cupra.
Volkswagen bahkan menargetkan Cupra saja bisa menjual 500.000–600.000 mobil per tahun. Sementara Seat sampai sekarang belum punya model listrik dalam ukuran apa pun.

Dokumen Rahasia yang Bocor

Kabar ini makin kuat setelah muncul dokumen rahasia yang disiapkan untuk rapat dewan pengawas VW pada 3–4 September. Di sana tertulis jelas:

“Merek Seat akan dihentikan secara bertahap dan efisien dari segi biaya paling lambat pada akhir tahun 2029, sambil memastikan dukungan berkelanjutan bagi pelanggan yang sudah ada (misalnya, layanan) dan pemenuhan kewajiban yang ada.”

Jadi, pemilik Seat lama jangan khawatir: layanan purna jual dan garansi tetap jalan. Cuma, Seat nggak akan rilis model baru lagi.

Cupra Naik Daun, Seat Tertinggal

Cupra awalnya cuma lini performa dari Seat, tapi sejak 2018 jadi merek mandiri. Sekarang, Cupra yang dapat proyek besar seperti Raval, sementara Seat “ditinggalkan” bahkan dalam pengembangan mobil listrik berbasis platform ID.Polo milik VW.

Ini jadi penutup dramatis buat merek yang sudah dikuasai VW sejak 1980-an. Tapi, arah perubahan ini sebenarnya sudah terlihat sejak lama: pasar mobil kini bergeser ke elektrifikasi dan citra “sporty-premium”, dua hal yang lebih kuat diusung Cupra.

Konteks Lebih Besar: VW Lagi “Diet” Besar-besaran

Keputusan ini terjadi di tengah gelombang restrukturisasi besar Volkswagen. Grup ini bahkan berencana menutup empat pabrik di Jerman dan memangkas kapasitas produksi dari 12 juta jadi 9 juta unit per tahun.

Penyebabnya? Penjualan melemah di China, tekanan tarif, dan persaingan yang makin ketat. Jadi, “mematikan” Seat adalah salah satu langkah efisiensi biar VW bisa lebih fokus ke merek yang lebih untung dan relevan di era mobil listrik.

Intinya Buat Kamu yang Muda dan Melek Otomotif

Seat bakal berhenti produksi paling lambat 2029.
Cupra jadi bintang baru Volkswagen, terutama di segmen performa dan listrik.
Pemilik Seat tetap dilayani, tapi jangan harap ada model baru.

Ini bagian dari strategi besar VW biar lebih ramping dan siap menghadapi masa depan otomotif yang serba elektrik.

Kalau kamu fans Seat, ini momen nostalgia. Kalau kamu fans Cupra, selamat: masa depan merekmu makin cerah. (KK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.