Gunung Anak Krakatau Terus Keluarkan Abu, Pemkot Bandar Lampung Langsung Action!

oleh -9 Dilihat

KITAKINI – BANDAR LAMPUNG. PEMERINTAH Kota Bandar Lampung nggak main-main dalam menghadapi erupsi Gunung Anak Krakatau. Demi menjaga keselamatan siswa, semua kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah dialihkan ke daring mulai Senin, 7 September 2026.

Instruksi ini datang langsung dari Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, dan disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Dr. M. Nur Ramdhan.
“Baru saja saya dapat instruksi dari Bunda Eva. Senin, semua siswa daring dulu sambil lihat perkembangan. Tapi guru dan tenaga kependidikan tetap datang ke sekolah,” ujar Nur Ramdhan.

Selain belajar dari rumah, sekolah juga diminta membersihkan area dari abu vulkanik. Tujuannya? Biar pas siswa balik lagi, sekolah udah bersih dan aman.
“Tolong petugas kebersihan bersihkan area sekolah dari abu vulkanik. Biar saat anak-anak kembali hadir, kondisinya sudah bersih,” tambahnya.

Wali Kota Eva Dwiana juga menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan siswa adalah prioritas utama. Saat KBM tatap muka kembali, protokol kesehatan ketat akan diterapkan di semua sekolah.

Pemerintah: Jangan Sebarkan Hoaks Soal Tsunami!

Badan Komunikasi (Bakom) RI lewat Muhammad Qodari mengingatkan masyarakat untuk nggak asal nyebarin informasi yang nggak jelas, terutama soal potensi tsunami akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

“Bakom mengimbau masyarakat untuk merujuk hanya pada informasi resmi pemerintah dan tidak meneruskan kabar-kabar seperti potensi tsunami yang tidak berdasarkan sumber resmi,” kata Qodari.

Informasi resmi bisa didapat dari lembaga seperti PVMBG, BMKG, BNPB, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Kesehatan.

Pemerintah juga memastikan bahwa semua informasi yang disampaikan ke publik sudah disinkronisasi dan berbasis data.

“Kami memastikan komunikasi pemerintah berjalan dengan satu narasi: cepat dan berbasis data,” jelasnya.

Presiden Prabowo Subianto juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada selama abu vulkanik masih turun.

Enam Bandara Tutup Sementara, Dampak Abu Vulkanik

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengumumkan penutupan enam bandara akibat abu vulkanik diperpanjang selama empat jam ke depan.

“Kami kemungkinan masih melakukan penutupan sampai empat jam ke depan,” kata Menhub.
Bandara yang ditutup antara lain:
Radin Inten (Lampung)
Soekarno-Hatta (Jakarta)
Halim Perdanakusuma (Jakarta)
Budiarto (Curug, Tangerang)
Pondok Cabe (Tangerang)
Husein Sastranegara (Bandung)
Penutupan ini berdasarkan hasil uji “paper test” yang menunjukkan masih adanya abu vulkanik di area bandara.

Imbauan buat Masyarakat

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk:
Pakai masker dan kacamata saat keluar rumah
Tutup pintu dan jendela rapat-rapat
Tutup tempat penampungan air bersih
Minum air putih yang cukup
Cuci tangan dan wajah setelah beraktivitas

Intinya: tetap tenang, waspada, dan ikuti informasi resmi dari pemerintah. Jangan sampai termakan hoaks! (KK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.