Erupsi Gunung Anak Krakatau: Pemerintah Imbau Jangan Sebarkan Hoaks Tsunami

oleh -13 Dilihat

KITAKINI – JAKARTA. PEMERINTAH lewat Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI, Muhammad Qodari, ngeluarin imbauan penting buat masyarakat: jangan asal nyebarin info soal potensi tsunami gara-gara erupsi Gunung Anak Krakatau kalau sumbernya nggak jelas.

“Bakom Pemerintah RI mengimbau masyarakat untuk merujuk hanya pada informasi resmi pemerintah dan tidak meneruskan kabar-kabar seperti potensi tsunami yang tidak berdasarkan sumber resmi,” kata Qodari dalam konferensi pers daring, Minggu (6/9/2026).

Info Resmi Itu Dari Mana Aja?

Kalau mau update soal erupsi, pemerintah nyebutin sumber resmi yang bisa dipercaya, antara lain:
PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi)
BMKG
BNPB
Kementerian Perhubungan
Kementerian Kesehatan
plus instansi terkait lainnya

Intinya: cek dulu sumbernya, jangan langsung forward dari grup WhatsApp atau medsos abal-abal.

Pemerintah Terus Pantau, Info Diupdate Berkala

Qodari jelasin kalau pemerintah terus memantau aktivitas Gunung Anak Krakatau berdasarkan data dari lembaga teknis yang berwenang. Informasi juga bakal di-update secara berkala lewat kanal-kanal resmi, biar publik tau:
apa yang terjadi
apa dampaknya
apa yang dilakukan pemerintah
apa yang perlu dilakukan masyarakat

“Kami memastikan komunikasi pemerintah berjalan dengan satu narasi: cepat dan berbasis data,” jelasnya.

Prioritas Utama: Keselamatan Warga

Berdasarkan arahan Presiden Prabowo Subianto, keselamatan dan keamanan masyarakat jadi prioritas utama. Semua langkah penanganan—mulai dari mitigasi dampak erupsi sampai penyesuaian transportasi—dilakukan dengan prinsip kehati-hatian.

“Bapak Presiden dan pemerintah mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan waspada selama abu vulkanik masih turun,” ujar Qodari.

Langkah Simpel Buat Warga di Area Terpapar Abu

Pemerintah ngasih tips praktis biar kamu tetap aman saat abu vulkanik turun:
Pakai masker buat nutup hidung dan mulut
Lindungi mata pakai kacamata
Tutup pintu dan jendela
Tutup rapat tempat penampungan air bersih
Minum air putih yang cukup
Cuci tangan dan wajah setelah beraktivitas di luar

Ini langkah sederhana tapi penting buat ngurangin risiko iritasi dan masalah kesehatan.
Enam Bandara Tutup Sementara Gara-Gara Abu Vulkanik

Di sisi transportasi, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bilang penutupan enam bandara yang terdampak abu vulkanik diperpanjang empat jam ke depan demi keselamatan penerbangan.
“Terkait dengan penerbangan, khususnya penutupan bandara, per waktu sekarang ini kami kemungkinan akan masih melakukan penutupan sampai empat jam ke depan,” kata Menhub dalam jumpa pers daring dari Bandara Soekarno-Hatta.

Konferensi pers dimulai sekitar pukul 13.00 WIB, jadi kalau diperpanjang empat jam, penutupan bisa berlangsung sampai sekitar pukul 17.00 WIB.

Kenapa Bandara Ditutup?

Penutupan dilakukan karena hasil paper test di enam bandara masih menunjukkan adanya abu vulkanik yang berpotensi mengganggu operasional penerbangan. Bandara yang ditutup sementara:
Bandara Radin Inten (Lampung)
Soekarno-Hatta (Jakarta)
Halim Perdanakusuma (Jakarta)
Budiarto (Curug, Tangerang)
Pondok Cabe
Husein Sastranegara (Bandung)

Awalnya lima bandara yang ditutup, tapi setelah pengujian lanjutan pukul 12.00 WIB, Husein Sastranegara ikut terdampak sehingga operasionalnya juga dihentikan sementara.(KK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.